infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Gudang Daur Ulang Sampah Plasti Dilalap si Jago Merah, Kompol Bony; Dugaan Awal Penyebabnya Sisa Pembakaran Sampah

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Gudang Daur Ulang Sampah Plasti Dilalap si Jago Merah, Kompol Bony; Dugaan Awal Penyebabnya Sisa Pembakaran Sampah

Sabtu, 30 Mei 2026


Bandung Kabupaten, Infopol.co.id - Polsek Margaasih Polres Cimahi gerak cepat membantu warga saat terjadi kebakaran  gudang rongsok plastik milik H Maman di Kp Cibogo Lamping RT 05 RW 01 Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, (Sabtu, 30/05/2026) dini hari.


Kapolsek Margaasih Kompol Bony Yuniar menjelaskan, kejadian pertama kali diketahui saksi Junara (43) saat dirinya  mencium bau terbakar dari kamar mandi. Ia melihat asap tebal membumbung dari gudang semi permanen berbahan kayu tempat  menyimpan bahan daur ulang plastik dan rongsok yang dilalap si jago merah.


"Warga bersama perangkat setempat awalnya berupaya memadamkan api secara manual sambil menyelamatkan pemilik gudang Sdr Maman dari dalam bangunan. Setelah korban dievakuasi, baru Dinas Pemadam Kebakaran dan Polsek Margaasih dihubungi untuk penanganan lebih lanjut," jelas pria dengan melati satu dipundaknya ini.


Piket Pawas Polsek Margaasih Kanit Lantas AKP Asep Budianto bersama Aipda Tony Azhar, Aiptu Maylano, Bripka Aji, Aipda Afif Lutfi, Aipda Chandra Ahmad, Aipda Triyono H,serta Aiptu Engkus pun diterjunkan ke lokasi.



"Setelah meminta keterangan  saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti, dokumentasi, serta membuat laporan. Penyebab awal diduga dari sisa pembakaran sampah, namun masih dalam penyelidikan," tambah Kapolsek.


Api pun berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB dengan bantuan 6 unit damkar dari Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung. Kerugian materi ditaksir Rp50 juta berupa kerusakan 1 unit bangunan semi permanen dan seluruh isi rongsok plastik.


"Kami mengimbau pemilik gudang agar berhati-hati membakar sampah dan rutin cek instalasi listrik supaya kejadian yang tidak diharapkan  tidak kembali terjadi dilingkungan kita," pungkasnya. (ip TD/ humas)