infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Dalami Tragedi Tewasnya Ibu dan Anak di Kiangroke, Lima Saksi Diperiksa Polresta Bandung

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Dalami Tragedi Tewasnya Ibu dan Anak di Kiangroke, Lima Saksi Diperiksa Polresta Bandung

Minggu, 07 September 2025

 


Bandung Kabupaten - INFOPOL.CO.ID

Tragedi memilukan tewasnya seorang ibu rumah tangga berinisial EN (34) bersama dua anaknya, AAP (9) dan AAP (11 bulan), di sebuah rumah kontrakan di Desa Kiangroke, Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung, Jumat (5/9/2025) dini hari terus didalami oleh Polresta Bandung. Lima saksi sudah diperiksa terkait kejadian tersebut, (Minggu, 07/09/2025).


Kapolresta Bandung melalui Kasat Reskrim Polresta Bandung, Kompol Luthfi Olot Gigantara mengaku, pihaknya sudah memeriksa lima saksi terkait peristiwa memilukan tersebut.


“Saat ini kami dari Polresta Bandung telah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi. Mereka terdiri dari suami korban, ayah korban, tetangga korban, serta rekan korban. Pemeriksaan ini untuk mendalami motif di balik peristiwa tragis ini,” ujarnya, Jumat (5/9/2025).


Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sebuah surat yang diduga ditulis oleh EN yang berisi permintaan maaf kepada keluarga serta penjelasan mengenai permasalahan rumah tangga yang dialaminya.


Hasil pemeriksaan sementara di lokasi, lanjut Lutfi, tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan terbuka pada tubuh korban.


“Pintu kontrakan terkunci dari dalam. Hal itu dibuktikan dari grendel pintu yang didobrak warga. Jendela pun dalam kondisi terkunci,” katanya.


Terkait dugaan adanya penganiayaan terhadap kedua anak EN, polisi menduga kuat perbuatan tersebut dilakukan oleh sang ibu sendiri sebelum mengakhiri hidupnya.


“Melihat dari kondisi TKP, sementara kami simpulkan bahwa peristiwa ini tidak dilakukan oleh orang luar. Kemungkinan besar penganiayaan terhadap anak-anak dilakukan oleh ibu mereka sendiri, sebagaimana diperkuat dengan adanya surat wasiat yang ditinggalkan,” jelas Luthfi.


Saat ini, Polresta Bandung masih menunggu hasil autopsi dari rumah sakit untuk memperkuat penyelidikan. (IP TeDe/ Bag Humas Polresta).