infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Obyek Wisata TN Baluran yang Digaungkan Pemkab Hanya Buang Anggaran

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Obyek Wisata TN Baluran yang Digaungkan Pemkab Hanya Buang Anggaran

Jumat, 11 November 2022

Ketua Fraksi PKB Situbondo, H. Tolak Atin

 

SITUBONDO. Infopol.co.id - Pembangunan fasilitas jalan di kawasan TN Baluran  yang anggarannya dari APBD Pemerintah Kabupaten Situbondo sebesar kurang lebih 19 milyar mulai dapat sorotan dari Fraksi PKB, pasalnya Pemkab hanya buang buang anggaran saja karena tidak dapat kontribusi apa apa dari TN. Baluran. 


Ironisnya lagi, anggaran yang berasal dari rakyat juga digunakan untuk mempromosikan Obyek wisata yang ada di Taman Baluran, yang hanya menguntungkan pihak ketiga. Kamis (10/10/2022).


Ketua Fraksi PKB, H. Tolak Atin Mengatakan arah kebijakan infrastruktur dalam KUA itu adalah kawasan strategis daerah Kabupaten Situbondo dan itu sudah ada Peraturan Bupatinya, kata Tolak Atin.


Sementara," kegiatan pembangunan proyek jalan di Baluran yang menghabiskan anggaran puluhan milyard tidak termasuk kawasan strategis daerah dan belanja modalnya tidak berdampak terhadap pertambahan ekuitas pemerintah Kabupaten Situbondo,"ucapnya.


Ironisnya lagi," Kajian KLHS nya pihak DPRD juga tidak pernah mengetahui, kalau misalnya mau memakai UPL UKL nya kegiatan PEN, ini pasti akan bermasalah, sebab, UPL UKL yang ada itu dianggap fiktif dan masih dalam penyitaan kejaksaan, terang H. Tolak Atin. 


" Kegiatan infrastruktur jalan di Baluran ini volumenya besar, tidak cukup hanya menggunakan UPL UKL, tetapi diperlukan AMDAL artinya KLHS secara keseluruhan," jelasnya.


Lebih lanjut, H. Tokak Atin menjelaskan pembangunan mega Wisata Merak di kawasan TN Baluran yang di klaim dan sedang digaung gaungkan akan dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Situbondo itu ternyata juga tidak benar, hal tersebut sudah disampaikan langsung oleh Humas Taman Baluran, Joko Jomi dibeberapa media.


"Walaupun Akses Jalan Baluran - Merak itu sudah ada payung hukumnya yaitu MoU antara TN Baluran dengan Pemkab Situbondo dalam hal ini PUPP, namun sampai saat ini DPRD sendiri belum juga belum jcmengetahui isinya seperti apa, terang Tolak Atin.


Mirisnya lagi, pengembangan obyek wisata secara besar-besaran yang digaung gaungkan Pemkab saat ini ternyata juga tidak benar. Apa untungnya mengeluarkan anggaran sebesar itu, kalau tidak ada kontribusi dan efek terhadap masyarakat Situbondo," ungkapnya.


Ia juga mengungkapkan sempat ada perbedaan persepsi dalam pembangunan tersebut. Pemkab mengklaim jalan yang sedang dibangun akan menjadi aset mereka. "Padahal itu tetap menjadi hak TN baluran, apa tak konyol namanya, pungkas Tolak Atin. (Sy-Deni)