Banyuwangi | infopol.co.id - Satu-satunya akses jalan mengalami kerusakan parah di Dusun Krajan Wetan 02/01, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi (Jawa Timur). Terdampak dari pembukaan lahan untuk area perkebunan pepaya, dengan cara penggundulan lahan area perbukitan.
Hal ini berawal dari proses pembukaan lahan dengan cara penggundulan yang dimulai pada tahun 2023. Dan kerusakan akses jalan tersebut berawal dari masuknya musim hujan Januari 2024 hingga saat ini. Hal inilah yang mengakibatkan ketidakmampuan tanah untuk menyerap air hujan, dan tidak adanya penyerapan air dalam tanah, yang berakibat air hujan dari area perbukitan langsung mengalir ke akses jalan utama.
Hal inilah yang di ungkapkan oleh salah satu warga setempat yang mengalami dampak secara langsung "dulu tidak separah seperti sekarang, jalan rusak ini karena pembukaan lahan buat pepaya yang di lakukan di area perbukitan, jadi waktu musim hujan air mengalir seperti sungai," ungkap Yuliana.
Yuliana mengatakan bahwa tidak hanya sebatas mengalir seperti sungai, dikarenakan intensitas hujan terjadi setiap sore hari, mengakibatkan jalan berlubang dan banyak material batu, pasir dan tanah ikut terbawa oleh arus air hujan.
Upaya perbaikan jalan yang dilakukan oleh warga Dusun Krajan Wetan 02/01 sudah pernah dilakukan. Akan tetapi dikarenakan keterbatasan dana dan alat, serta medan yang diperbaiki cukup sulit, upaya ini masih belum bekerja cukup maksimal.
"Baru-baru ini sudah pernah dilakukan penambalan di area titik yang memang parah dan karena jalannya nanjak jadi susah untuk memperbaikinya. Apalagi saat ini cuaca tidak bisa diprediksi dan setiap sore hujan, bisa jadi jalan yang sudah ditambal akan rusak kembali," ungkapnya.
(It_Yusuf)

Komentar
